Menggabungkan Mushala dengan Perpustakaan

Gabungkan dua fungsi dalam satu ruangan. Lebih ringkas, praktis, dan efektif.

MEMILIKI hobi membaca dan mengoleksi buku bisa jadi berbahaya. Anda akan membutuhkan lahan ekstra untuk menyimpan buku-buku koleksi Anda yang terus bertambah. Satu-satunya cara adalah dengan menyediakan lahan khusus sebagai perpustakaan.

Menyediakan lahan khusus tentu membuat Anda mengerutkan dahi. Padahal, menyediakan lahan khusus tidak selalu berarti menambah ruangan, lho. Menggabungkannya dengan ruangan lain juga bisa menjadi solusi kok. Contohnya, bisa dilihat pada foto. Menggabungkan perpustakaan dan mushala dalam satu ruangan.

Mushala biasanya tidak diisi dengan banyak furnitur, bahkan mungkin tanpa furnitur sama sekali. Meski tak berisi banyak furnitur, bukan berarti Anda bisa menempatkan rak buku begitu saja di ruangan ini. Mushala sering kali menempati lahan yang tak terlalu luas. Seperti di foto ini misalnya, mushala menempati ruangan berukuran 1,2mx3m.

Untuk mengakali ruangan yang sempit tersebut, Anda bisa menggunakan ambalan sebagai pengganti rak buku. Jangan lupa untuk memilih material yang kuat, untuk menahan bobot deretan buku yang cukup berat. Anda bisa memilih kayu solid atau plywood. Selain memilih material, juga perlu perhatikan instalasinya. Penggunaan bracket bisa menjadi pilihan. Anda juga bisa menggunakan angker besi (besi yang menempel ke dinding). Selain lebih rapi, penggunaan angker juga membuat ambalan terpasang lebih kokoh.

Anissa

sumber: Kompas Online Rabu, 7 Januari 2009 | 07:54 WIB

Leave a comment

Filed under interior

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s