Pembatas Privasi Kamar Mandi

Ruang privat seperti kamar mandi juga dapat dibuat berdinding kaca yang lebar. Privasi tetap terjaga dengan bantuan woodblind.

AREA kamar mandi menjadi area privat, seperti halnya kamar tidur. Dia menjadi ruang yang “steril” dari keramaian. Untuk itu biasanya area ini dibatasi dengan sekat solid untuk mencegah aktivitas di dalamnya terekspos hingga ke area publik. Karenanya, kamar mandi biasanya tertutup rapat dan minim sinar matahari.
Sebetulnya kamar mandi tidak harus seperti di atas. Bisa saja membuat kamar mandi yang berdinding kaca dan bermandi sinar matahari. Ingat, semakin banyak sinar matahari masuk ke dalam kamar mandi, maka kamar mandi akan lebih sehat dan tidak lembap. Untuk itu bisa dibuat bukaan pada bagian atap (skylight) atau membuat lebih banyak dinding transparan. Dua hal ini bisa dibuat dari material transparan seperti kaca.

Dari sisi privasi, bukaan di atap  tidak terlalu banyak mengurangi privasi kamar mandi. Berbeda halnya dengan bukaan pada dinding. Area transparan pada dinding kamar mandi memungkinkan kegiatan di dalam ruang ini terkespos ke ruang publik. Mencegahnya, bisa digunakan tirai, misalnya horisontal blind atau vertical blind. Menggunakannya, matahari bisa tetap masuk ke dalam ruang, privasi pun tetap terjaga. Saat aktivitas berlangsung, tutuplah tirai. Setelah selesai, buka kembali.

Whery

Lokasi: Unit Contoh Sahid Sudirman Residences, Jl. Jend. Sudirman 86 Jakarta Telp. 5785 288

sumber: Kompas Online Senin, 9 Februari 2009 | 12:01 WIB

Leave a comment

Filed under interior

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s