BUMN Harus Berhati-hati Membuat Kontrak

29/04/09 12:00

Jakarta (ANTARA News) – Seluruh BUMN agar berhati-hati melakukan kontrak demi menghindari masalah di kemudian hari, kata Menneg BUMN Sofyan Djalil usai seminar “Mitigasi Risiko Kontrak di BUMN” di Jakarta, Rabu.

“Kontrak yang dilakukan BUMN semuanya rawan penyelewengan sehingga harus dibuat lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Ia menjelaskan, banyak kasus dalam BUMN yang masuk ke pengadilan dan arbitrase internasional karena kesalahan saat membuat kontrak sehingga dana pemerintah  tidak bisa ditagih.

Pernyataan Sofyan merujuk pada kasus Karaha Bodas dimana Indonesia kalah dalam arbitrase internasional sehingga mengharuskan membayar jutaan dolar AS.

“Saya tidak bisa sebut kasus per kasus, tetapi ini bisa menjadi pelajaran bagi BUMN untuk mengantisipasi terjadinya kelemahan-kelemahan dalam kontrak,” ujarnya.

Sofyan mengutarakan, tidak hanya sektor migas tetapi seluruh BUMN berisiko merugi akibat kontrak yang dibuat tidak sesuai dengan standar dan prosedur.

“Oleh karena pembuatan kontraknya kurang tepat, maka seringkali justru mengakibatkan kerugian bagi perusahan,” kata Sofyan. (*)

COPYRIGHT © 2009

Leave a comment

Filed under kebijakan1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s